Homeschooling atau sekolah mandiri adalah metode pendidikan alternatif di mana orang tua memilih mendidik anak-anaknya di rumah daripada di sekolah formal. Melalui homeschooling atau sekolah rumah ini, para orang tua dapat menentukan sendiri sistem pengajaran yang tepat sesuai kemampuan, minat serta gaya belajar anak. Sehingga pada asalnya homeschooling adalah sebuah layanan pendidikan dan bukan sebuah produk atau merk pendidikan. Namun demikian, Sekolah Imam Muslim (SIMUS) berusaha untuk hadir menjadi mitra homeschooler dengan menyediakan kurikulum, bahan ajar, ujian dan sistem penilaian yang dapat menjadi acuan dalam penyelenggaran belajar mandiri di rumah. Yang perlu dipahami bahwa homeschooling tidaklah sama dengan sekolah formal berbasis daring. Dalam homeschooling proses pembelajaran sepenuhnya diserahkan dan diatur oleh orang tua atau yang mewakili (tutor/pendamping belajar). Adapun sekolah formal berbasis daring pembelajaran masih dikontrol dan terpusat pada guru di sekolah tersebut. Beberapa pertimbangan kenapa orang tua memilih homeschooling diantaranya: bebas menentukan tempat dan waktu belajar, anak bisa mengembangkan diri sesuai bakatnya, anak minim terpengaruh pergaulan kurang baik, biaya pendidikan yang relatif murah dibandingkan sekolah formal (tidak ada biaya gedung, seragam dan lain-lain). Terakhir, meskipun belajar mandiri di rumah, mitra homeschooler Sekolah Imam Muslim (SIMUS) tetap terdaftar secara resmi negara dan mendapatkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).